Bersantai di Puri Asri

Hari kamis, 26 Maret 2009, saya bersama kawan-kawan UPT P2B mencoba merasakan nuansa resort di Puri Asri Magelang. Selain untuk lokakarya sekaligus melepas penat dari rutinitas EAP, TOEFL, TOEIC, dan IELTS yang bejibun setiap hari. Begitu memasuki kawasan resort… Wow unik sekali. Tempatnya di perbukitan bersebelahan dengan Taman Rekreasi Kyai Langgeng.

Resort ini menawarkan berbagai wahana menarik untuk rekreasi. Jumlah kamarnya juga lumayan banyak sehingga representative untuk acara kantor. Wahana yang menarik antara lain rafting (arung jeram), Flying Fox, Offroad dengan ATV, dan Air Softgun. Kegiatan rafting lumayan menantang dengan mengarungi Sungai Progo yang tepat dibawah resort. Waktu yang ditempuh sekitar 2 jam untuk sekitar 9 km menyusuri liarnya aliran sungai Progo. Nggak mahal untuk uang 150 ribu rupiah.

Kebetulan kami juga menyewa hall untuk acara malam hari dan ternyata juga sangat bagus dan representative. Nggak terlalu ngibul kalau mereka mengaku bintang empat. Selain wahana yang berbayar, pihak resort juga menyediakan arena bermain yang dapat dinikmati secara cuma-cuma oleh tamu hotel, diantaranya kolam renang, becak air, taman bermain anak-anak, bendi, dan sepeda roda empat. Yang jelas anak-anak kita bakalan nggak mau diajak pulang deh…

Cuma ada sedikit ketidaknyamanan yang kami alami dimalam hari. Kebetulan kami berempat mendapatkan kamar yang menghadap ke bar dan karaoke. Kalau nggak saah Helegonia nama kamarnya. Saat tengah malam banyak tamu mabuk keluar dari ruang karaoke mengganggu kami. Tidak ada satupun security yang tampak. Teman-teman sudah mulai naik darah tapi mereka kemudian pergi begitu saja. Saat kami komplain ke pengelola resort, ternyata tidak ada filter untuk menyaring tamu di malam hari. Waduh… Ya jadinya agak berkurang dong nilainya. Nggak bintang empat lagi. Tapi mungkin dengan komplain kami nanti akan diperketat keamanannya. Kemudian yang kedua, masak sekelas Puri Asri belum mempunyai website? Soalnya saya coba browsing yang ada Cuma informasi singkat yang direlease oleh Asiarooms. Baiknya sih kalau segmennya sudah merambah ke orang asing ya bikin website. Begitu Bu Ana. Kita bias Bantu kok, he he he… Ya khan Bu Ana. Jangan marah lho kalau baca tulisan saya, biar makin maju deh resort ibu!

Buat kawan-kawan yang hobi melancong kayaknya ini alternative yang lumayan bagus, cuman karena ngakunya bintang empat ya agak mahal tarifnya. Tarifnya 70 dolar semalam dan ada tambahan 4 dolar untuk weekend. Tapi kalau missal seperti kami kemarin bias dapat harga sampai 45 dolar. Saya jadi teringat Ndayu Park. Sepertinya konsepnya mirip dengan Puri Asri namun tampaknya belum jadi secara sempurna. Gimana? Siap berarung jeram?