Edisi Ribut Setiap Rilis Webometrics

Setelah ribuan tahun aku tidak menulis, akhirnya aku memutuskan untuk menulis sesuatu. Tulisan ini aku tujukan untuk siapapun yang terlalu kagum, kagum, tidak kagum, maupun yang sangat tidak suka dengan webometrics dengan berbagai argumentasinya. Ada 5 keributan yang mengiringi rilis webometrics.

  1. Apakah Webometrics itu ilmiah? Jawabannya dari sisi apa? Kalau metode perangkingan jawabannya YA, karena ada metodologinya yang sangat gamblang dijelaskan di sini. Namun sampeyan harus ngerti bahasa inggris. Hal ini pernah juga dijelaskan oleh dosen MIPA lulusan Perancis yang bernama Sutanto Sastroredjo. Bahkan beliau pernah mewacanakan untuk membuat simulasi perangkingan tersebut ditingkat universitas yang melibatkan subdomain yang ada di universitas. Namun rencana itu menguap seiring banyaknya komentar miring yang menganggap webometrics adalah bohong-bohongan. Namun kalau apakah rangking itu cerminan aktivitas ilmiah perguruan tinggi? Jawabannya tidak selalu. Karena webometrics mengukur aktifitas dunia maya sebuah perguruan tinggi, tidak semata-mata aktivitas ilmiahnya.
  2. Apakah Webometrics penting untuk UNS? Jawabannya sangat tidak penting (*Apabila aktifitas berbagi ilmu pengetahuan melalui publikasi di media online sudah mendarah daging di setiap civitas akademika tanpa perlu menunggu SK tarif ditandatangani dan usaha untuk mengkonversi semua aktivitas akademik yang memungkinkan menjadi online sudah berhasil)
  3. Bagaimana membuat webometrics lenyap dari segala pembahasan di UNS? Sangat gampang. Stop complaining and annoying, sampeyan tunjukkan satu saja. Saya ulangi sattuuuuuu saja prestasi sampeyan yang diketahui oleh minimal 5000 perguruan tinggi di dunia dan dapat secara eksplisit menunjukkan posisi anda pada peringkat tersebut, niscaya peringkat webometrics UNS tidak akan perlu lagi muncul dalam semua publikasi perihal UNS dan lenyap dari seluruh pidato rektor digantikan dengan informasi mengenai prestasi sampeyan.
  4. Apakah UNS bisa masuk 10 besar dunia versi webometrics? Jawabannya secara logika bisa. Karena dengan beberapa staf dan 1 dosen matematika lulusan perancis, dapat menaikkan rangking UNS dari 2000an menjadi 1500an dalam waktu satu tahun. Bayangkan dengan keterlibatan 1000an dosen yang sangat brilliant yang dimiliki UNS termasuk guru besarnya.
  5. Apakah webometrics di UNS manipulatif? Jawabannya YA (*apabila mempublikasikan puluhan ribu karya ilmiah mahasiswa melalui digilib disebut manipulasi. Apabila memfasilitasi Festival Ilmiah Mahasiswa mengkonversi aktifitasnya dari offline menjadi online. Apabila gerakan menulis di BLOG adalah manipulasi. dan Apabila-apabila yang lain yang sudah dilakukan oleh kawan-kawan “laten” webometrics.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar