‘Celengan’ haramkah???

Celengan merupakan nama umum untuk kotak pengakumulasian atau penabungan koin. Umumnya, celengan digunakan oleh anak-anak. Celengan biasanya terbuat dari keramik atau porselen. Celengan bertujuan untuk mengajarkan kepada anak untuk menabung. Pada celengan tradisional, uang dapat dengan mudah dimasukkan, namun jika ingin mengambil uangnya, celengan tersebut harus dipecahkan. Tapi celengan modern memiliki lubang karet pada bagian bawahnya, untuk memudahkan dalam mengambil uang yang disimpan dalam celengan tersebut.” Ini saya kutip dari wikipedia.

dari WIKIPEDIA

dari WIKIPEDIA

Mungkin kalau tidak paham bahasa jawa akan bertanya tanya apa arti kata celengan. Berasal dari kata dasar ‘celeng’. Dalam bahasa Indonesia artinya ‘babi hutan’. Dijaman majapahit celengan lazim digunakan untuk menyimpan uang, karena waktu itu belum ada deposito, brankas baja, safety box, bank syariah, apalagi BPR.

Kalau saja waktu itu dijawa ada onta,mungkin saja celengan diganti dengan ‘onta-ngan’. Kalo celengan itu dianggap haram, ya kalau ada sekatenan di hancurin saja semua celengan yang dijual itu pak. Atau setiap mau menjual celengan minta labelhalal dari MUI.

Sebaiknya bersikap bijak, tidak perlu emosional. Jangan buruk muka cermin dibelah…

Apa kata dunia?????

2 Responses to “‘Celengan’ haramkah???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

Skip to toolbar